Etika makan di Negara Jepang yang harus dilakukan

0
13

Di Jepang sebagai negara yang menjunjung tinggi sopan santun, cukup dengan sikap serta norma makan yang kurang baik saja, terkadang langsung bisa diasingkan.

Selanjutnya akan diulas dasar-dasar norma makan di Jepang.

Saat Makan Pada masakan Jepang, mengusung mangkok nasi atau mangkok sup saat makan ialah norma yang benar.

Perlu dilihat jika makan dengan meletakkan di meja, akan membuat sikap tubuh jadi tidak baik.

Di Jepang, makan dengan tempelkan siku di meja pun ialah perihal yang tidak sopan.

Oleh karenanya, senyaman apapun itu, hindarilah sedapat mungkin!

Norma mengenai Penggunaan Sumpit Bila sejak dari kecil telah dibiasakan menggenggam sumpit dengan benar, karena itu selanjutnya akan menggenggamnya dengan baik serta terkesan baik.

Mungkin jika tidak terlatih, akan susah untuk memakainya, akan tetapi teruslah berupaya! Di Jepang pun ada bermacam norma mengenai penggunaan sumpit.

Contohnya, menusuk makanan dengan sumpit, memilih-milih makanan sembari menggenggam sumpit, dan masukkan sumpit ke mulut dan lain-lain ialah perihal yang dipandang tidak sopan.

Waktu Menempatkan Perlengkapan Makan, Jangan Bersuara Menempatkan perlengkapan makan dengan keluarkan bunyi seenaknya ialah melanggar tata cara dan adab disana.

Memukul perlengkapan makan dengan sumpit serta menempatkan perlengkapan makan sekalian keluarkan bunyi tidak diijinkan.

Berhati-hati dengan Volume Suara Walau tergantung tempatnya, jauhi keluarkan nada dengan volume besar, karena restoran tidak cuma untuk kita sendiri.

Akan tetapi juga merupakan tempat umum yang dipakai oleh pengunjung yang lainnya, hingga mari bertenggang perasaan serta sama-sama mengontrol perasaan satu sama lain!

Makan Soba dengan Diseruput, Tidak Apa-apa! Makan sekalian bersuara di sejumlah tempat ataupun negara seringkali dipandang tidak sopan, akan tetapi di Jepang, untuk makanan type mi, diijinkan untuk makan lewat cara diseruput dengan keluarkan suara.

Terutamanya mi soba, dengan menyeruputnya, diakui jika aroma mi soba semakin lebih menebar ke mulut.

“Itadakimasu” serta “Gochisosama” Merupakan rutinitas untuk menghormati makanan dengan mengatakan salam waktu sebelum dan setelah makan.

Dalam tiap-tiap makanan, ada roh, serta mengucap “Itadakimasu” dengan makna terima roh dari makanan itu.

“Gochisosama” disampaikan sesudah tuntas makan menjadi rasa terima kasih. Rutinitas itu adalah perihal yang fundamental di Jepang.

Apa semestinya disampaikan ataukah tidak, bergantung kondisinya, seperti dalam tempat yang sunyi atau saat sendiri, walau tidak disampaikan dengan lisan, ucapkanlah di hati!

Itulah Etika makan di negara Jepang yang harus dilakukan, ikuti tips kami yang lain pada artikel berikutnya, atau lihat juga distinasi wisata Indonesia yang wajib anda kunjungi, terima kasih.

SHARE
Previous article5 Fakta menarik di Taman Ueno, Jepang
Next article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here