Hotel Tradisional Jepang Ryokan

0
13

Ryokan jarang ada di pusat kota Tokyo. Jika Anda hendak tinggal di suatu ryokan, yang sangat dekat dengan Tokyo sedang di resor air panas laksana Hakone atau Izu. Pengunjung dapat menikmati arsitektur otentik gaya Jepang, kebun, masakan, dan kamar tamu dengan tikar tatami. Losmen ini ialah cara yang bagus untuk menikmati ‘omotenashi’, teknik keramahan layanan di Jepang yang familiar itu

Nakai-San

Salah satu fitur dari ryokan ialah staf wanita yang dinamakan ‘Nakai-san’, atau pelayan wanita. Dia bakal bertanggung jawab atas seluruh layanan dari ruang tamu sampai checkout.

Ruang Tamu

Biasanya, orang melepas sepatu mereka sebelum menginjak ruangan. Jangan ragu guna istirahat sambil merasakan teh hijau dan makanan ringan yang sudah dihidangkan di atas meja. Pemandangan musiman yang berada tepat di luar jendela ryokan ialah salah satu kesenangan sebenarnya dari penginapan otentik Jepang ini

Makanan

Banyak ryokan menyiapkan santap malam di kamar tamunya. Makanan lezat yang diciptakan dengan memakai produk eksklusif lokal dan bahan-bahan musiman yang lezat. Sarapan pagi seringkali disediakan di restoran tertentu, dan tersedia pada jam yang telah ditentukan guna dapat dinikmati oleh semua tamu.

Permandian Umum

Banyak ryokan mempunyai bak mandi besar serta bak mandi dilengkapi dengan pemandangan yang estetis diluarnya. Dalam air panas ryokan, “tato” seringkali tidak dipersoalkan karena itu bukan lokasi mandi umum tetapi pribadi, yang dipunyai oleh penginapan dan khusus untuk semua tamunya. Beberapa ryokan mempunyai aturan tentang seni pada tubuh, bagaimanapun pun pastikan guna bertanya terlebih dahulu. Mengenakan baju renang bagaimanapun juga, tetap dilarang.

Tidur diatas Futon

Ryokan seringkali mempunyai kasur futon, suatu tempat istirahat bergaya Jepang, bukan lokasi tidur seperti biasanya. Ketika santap malam disajikan di dalam ruangan, “Nakai-san” bakal datang setelah santap selesai guna mempersiapkan kasur futon-nya. Jika ryokan mempunyai restoran sendiri, kasur bakal disiapkan sekitar waktu santap malam. Juga, sejumlah hotel mempunyai “yukata” (kimono santai) disiapkan sebagai pakaian istirahat di kamar tamu. Mengenakan yukata dengan sandal diizinkan bahkan guna berjalan di dekat ryokan tersebut sendiri, contohnya di jalan mengarah ke tempat permandian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here