Menengenal lebih dekat dengan Sushi

0
17

Sushi pada intinya nasi yang dikasih cuka disajikan dengan ikan laut di atasnya, atau kombinasi kedua-duanya.

Saat ini popular di seluruh dunia dan di pandang menjadi makanan ciri khas Jepang.

Type yang sangat umum ialah “Nigiri”, atau sushi yang dilinting dengan tangan, yang merupakan nasi digulung jadi potongan seukuran gigitan, disebut “Shari”, serta ditutup dengan sepotong ikan laut, yang disebut “Neta”.

Anda bisa memberikan dikit “wasabi” (lobak) serta dikit shoyu (kecap asin) untuk tingkatkan cita rasa sushi-nya.

Riwayat Sushi

Dahulu Sushi mungkin dimulai dengan rutinitas mengawetkan makanan lewat cara fermentasi ikan mentah yang di-acar dengan garam serta beras, yang dimaksud dengan “Narezushi”.

Tuturnya sudah diawali di zaman Edo (Tokyo tua) pada awal era ke-19.

Pada hari-hari sebelum tehnologi pendinginan ada, orang akan mendidihkan serta meng-acar ikan dengan kecap menjadi teknik pengawetan.

Walau makan sushi lintingan dimulai untuk melayani penduduk umum serta di jual murah di warung tepi jalan, dia sudah naik kelas dari hari ke hari, serta ini hari Anda bahkan juga bisa temukan sushi yang diberikan di restoran kelompok atas teristimewa di harga setinggi-tingginya.

Sushi Lintingan Tangan

Ikan merah, seperti tuna atau bonito, disebut “Akami”, serta perut lemak dari tuna yang disebut “toro” begitu popular.

Ikan putih (Shiromi), seperti ikan kakap merah atau kuning, mempunyai rasa yang lebih halus.

Ikan dengan kulit mengkilap, seperti sarden atau makarel, disebut “hikari-mono” yang dengan harfiah ditranslate menjadi “benda yang mengkilap”.

Bahkan juga ada teknik memasak dengan cuka yang menyembunyikan bau “amis” yang kuat.

Kecuali “Neta” yang biasa, Anda pun mungkin dapat temukan belut laut atau telur yang digoreng, ini tunjukkan jika tidak semua sushi didasarkan pada ikan saja.

Keaneka-ragaman Sushi

Ada banyak type sushi, contohnya, “Maki-zushi” beras berupa kerucut serta makanan laut yang dibungkus dalam sepotong rumput laut “nori” yang dilinting tangan, serta “Chirashi-zushi” yakni susunan sushi di atas semangkuk nasi bercuka.

Lalu ada “Inari-zushi”, nasi yang dibungkus dalam susunan tahu tipis yang digoreng, serta rasanya pedas-manis.

Serta ada “Oshi-zushi”, di mana beberapa bahan beras serta sushi yang dimasukkan dalam kotak serta dikeraskan dengan tekanan. Type ini seringkali dibikin di Osaka serta Propinsi Toyama.

Teknik Makan Sushi yang Benar

Pertama, letakkan dikit kecap asin dalam piring kecil, hingga Anda bisa mencelupkan sushi (bukan nasinya) secara cepat.

Janganlah tenggelamkan sushi di dalam kecap asin – cuma dikit saja.

Beberapa orang menanyakan apa OK untuk makan sushi memakai tangan Anda atau Anda mesti memakai sumpit untuk berlaku sopan.

Jawabannya ialah jika ambil sushi dengan tangan Anda dapat di terima, celupkan sushinya dikit dalam kecap asin, serta makanlah.

Restoran sushi ikut menyediakan potongan tipis jahe yang di kasih cuka disebut bernama “Gari”, serta secangkir teh hijau.

Beberapa orang yang betul-betul nikmati sushi seringkali mengawali dengan tipe yang rasanya lebih cemplang “Neta” (seperti Shiromi) dan baru type yang lebih beraroma ikan.

Dengan berkala, Anda bisa memakai dikit “Gari” atau teh hijau untuk beri kesegaran mulut Anda.

Tempat Di mana Anda Dapat Nikmati Sushi

Sekarang ini terdapat beberapa tempat untuk nikmati sajian sushi.

Sebagai contoh, ada restoran sushi yang biasa di mana Anda duduk di konter dimuka koki sushi-nya, “conveyor-belt sushi” restoran dimana semua jenis piring sushi berjalan di atas sabuk berjalan serta Anda bebas pilih apapun yang Anda kehendaki.

Dan “sushi delivery,” dimana Anda pesan sushi dari rumah serta akan diantar langsung ke pintu Anda.

Harga dimulai di bawah 1.000 yen untuk sushi paket yang di jual di toserba serta beberapa ribu yen disebuah restoran sushi, sampai beberapa beberapa puluh ribu yen untuk restoran sushi kelas atas di beberapa tempat seperti di Ginza.

Demikianlah sekilas tentang Sushi yang terkenal sebagai makanan khas Jepang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here