Tempat Wisata yang Muslim Friendly di Jepang

0
85

Jepang adalah negara dengan sejuta daya tarik, baik dari sisi budaya, bahasa, arsitektur serta dunia hiburannya senantiasa mengundang turis mancanegara, termasuk juga turis Indonesia.

Tetapi, tidak dipungkiri pastinya muncul pertimbangan yang besar untuk rekan muslim Indonesia saat sebelum pilih Jepang menjadi tujuan wisata pilihan.

Tempat Wisata yang Muslim Friendly di Jepang

Sebagian besar masyarakat Jepang yang tidak beragama Islam jadi kecemasan turis muslim Indonesia akan sulitnya mencari masjid serta makanan yang Halal, terkecuali masalah itu pertimbangan lainnya ialah Jepang juga bukanlah negara yang penduduknya dapat berbahasa inggris.

Saya sendiri memiliki kesempatan untuk bertandang ke negeri sakura itu pada th. 2015. Waktu itu belumlah ada paket tur wisata Halal ke Jepang, tidak seperti saat ini.

Argumen saya ke Jepang ketika itu juga karena tugas orangtua, yang lalu mewajibkan kami tinggal di sana selama 1 bulan.

Tinggal satu bulan pasti tidak main-main, saya mesti belajar menyesuaikan dengan budaya serta rutinitas masyarakat ditempat juga belajar memisah mana makanan yang dapat saya mengkonsumsi mana yang tidak.

Supaya bisa makan dengan tenang, serta bisa konsumsi makanan Halal pasti hal paling praktis yaitu dengan mencari restaurant Timur Tengah serta India, namun restaurant itu sangat jarang.

Kami sendiri bila tengah tidak di apartement pasti akan makan di luar serta makan masakan Jepang, namun saya telah pikirkan sebagian makanan yang tidak dapat saya makan/sudah saya blacklist karena pastinya tidak halal (memiliki kandungan pork serta alkohol) contohnya seperti Tonkotsu, Ramen, serta semua makanan yang memiliki kandungan Mirin (memiliki kandungan alkohol).

Untuk informasi lebih detilnya mengenai makanan Halal di Jepang serta restaurant mana saja yang telah bersertifikasi Halal kalian dapat berkunjung ke https :// www. halalgourmet. jp/serta untuk tahu informasi Halal di Jepang kalian dapat berkunjung ke http :// www. halalmedia. jp/

Untuk wisatawan muslim Indonesia yang ingin sholat juga sudah ada Mushola dibeberapa tempat umum, seperti di Haneda International Airport serta Narita International Airport.

Terkecuali di Bandara, sebagian restaurant yang sudah mempunyai sertifikat Halal oleh Japan Halal Association (JHA) juga menyiapkan tempat sholat loh.

Terkecuali Mushola di Tokyo juga ada Masjid, yakni Masjid Camii & Turkish Culture Center yang tidak hanya menjadi tempat Beribadah, juga adalah pusat kebudayaan Turki serta bisa juga dipakai untuk tempat bersilahturahmi kaum muslim yang tinggal di Tokyo.

Tidak cuma persoalan makanan serta tempat beribadah, sepanjang saya di sana, saya harus juga mengatur semuanya mulai dari visa, ticket pesawat, hotel juga jadi tur guide dadakan.

Karena kami tidak memakai layanan tur, saat sebelum keberangkat saya mesti menyiapkan semuanya supaya di sana berjalan lancar.

Diluar itu, saya sempat juga dapat arahan sepanjang sehari oleh kenalan Bapak saya, tentang langkah beli ticket trasportasi umum (suica/pasmo card), belajar tentang budaya lokal/rutinitas orang Jepang, langkah beli paket internet, juga langkah mencari makanan Halal atau memisah mana makanan yang bisa kami mengkonsumsi, supaya nanti sepanjang di sana kami dapat mandiri.

Dapat dipikirkan bagaimanakah repotnya saya waktu itu mengatur semua sendiri karena kami tidak turut paket tur wisata halal ke Jepang.

Tapi sekarang ini anda bisa beli Paket Halal Jepang di jhtc.co.id ( Japan Halal Tour Center) dimana kami membantu mulai dari Pengurusan Visa Jepang, rekomendasi Restourant Halal DI Jepang sampai dengan tiket pesawat kami ada, pokoknya tinggal jalan saja sudah All Inn.

Kami tinggal di Jepang cocok sekali sewaktu bunga sakura tengah mekar, ketika itu tiap-tiap jalan kota Tokyo serta Saitama dihiasi dengan pohon-pohon bunga sakura, pemandangannya benar-benar sangatlah indah.

Berpeluang tinggal di sana serta bisa lihat bunga sakura tengah mekar adalah hal yang tidak tergambarkan. Bunga sakura sendiri mekar ketika musim Semi yaitu di antara bln. Maret – Mei.

Sepanjang di sana saya cuma pergi ke Tokyo serta Saitama saja, memang sich agak menyesal juga tidak sempat berjalan-jalan ke kota lainnya seperti Osaka, Kyoto, Nagoya dan lain-lain.

Karena memang kerjaan Bapak saya cuma di Tokyo serta Saitama saja. Tetapi walau ” tidak kemana saja ” saya masih nikmati serta terasa sehari-hari seperti berjalan-jalan karena suasananya yang nyaman, arsitektur bangunan yang indah serta kebudayaan lokal yang unik.

Kenyamanan ini saya dapatkan dari bersihnya tiap-tiap pojok jalan, udaranya yang sejuk serta keramahan penduduknya (saya sempat nyasar serta mereka dengan sabar menolong saya).

Diluar itu, bangunan ciri khas Jepang yang umum kita saksikan di kartun serta drama juga tergambar di kehidupan riil, di sini kita akan kerap lihat kuil, yang pada tiap-tiap kuil itu mempunyai kekhasan sendiri.

Culture atau budaya orang Jepang juga hampir sama dengan nilai-nilai Islam serta budaya Indonesia, mereka menjunjung tinggi kebersihan, sopan santun serta penghormatan pada yang lebih tua, dan hal tersebut mereka terapkan dalam kehidupan keseharian.

Jadi untuk kamu yang semula sangsi untuk ke Jepang tak perlu takut karena walau penduduknya bukanlah sebagian besar beragama Islam namun Jepang termasuk juga negara yang ramah turis muslim.

Untuk kamu yang ingin wisata ke Jepang namun tidak ingin ribet seperti saya 😭, dapat turut dalam paket tur wisata Halal ke Jepang.

Tidak hanya nyaman karena tak perlu rempong mengatur semuanya, rekan-rekan muslim juga lebih lega serta tidak kuatir sepanjang ada di sana karena telah terjamin, karena JHTC memberi service makan di beberapa restoran halal di Jepang.

Mereka juga mengelola waktu spesial untuk wisatawan muslim untuk menunaikan beribadah sholat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here