Tips berlibur cara Backpacker ke Jepang murah

0
58

Ingin tahu bagaimanakah cara berlibur ala backpacker ke Jepang murah?

Walau sebenarnya katanya ongkos berlibur ke Jepang itu sebetulnya memang mahal! Janganlah salahkan siapapun kecuali rupiah yang tidak sempat menguat, hingga bisa sampai dihitung 1 IDR = 1 YEN, semuanya cuma ada didunia mimpi, sangat tidak untuk sekarang ini.

Akan tetapi jika tau triknya, dapat kok berlibur ala backpacker ke Jepang dengan murah!

Dan, berlibur ala backpacker ke Jepang dengan murah bukannya mustahil benar-benar loh! Yang terpenting tahu bagaimana mengakali supaya berlibur disana tidak membuat bokek! Ada cara-cara supaya berlibur ala backpacker ke Jepang itu tetap murah, serta tidak over biaya.

Misalnya berhemat dengan tidur di bandara, pindah-pindah kota dengan memakai Japan Raill Pass, sampai sarapan dengan onigiri sehari-hari!

Ini Dia Panduan Berlibur Ala Backpacker Ke Jepang Anti Mahal tetapi tetap berkesan
Yang pasti, jika ingin, terdapat banyak banget triknya agar liburan sendirian ke Jepang tetap murah.

Nah, jika ingin tahu, baca saja tulisan ini sampai tuntas ya! Siapa tahu akan memberi ide untuk kamu yang lagi ingin berlibur ke Jepang ala Backpacker.

Baca saja beberapa panduan berlibur ala backpacker ke Jepang berikut ini ya!

1. Susun itinerary berlibur Ala Backpacker Ke jepang dengan telitiMembuat itinerary berlibur dengan detil merupakan kunci supaya tidak over biaya.

Yah walau berlibur dengan terlalu ikuti itinerary itu terkadang justru menjemukan ya? Akan tetapi yang pasti, dengan ikuti semua itinerary yang dibikin awal mulanya, pasti kita akan tidak menaikkan pengeluaran di luar yang telah direncanakan.

Juga, sekali atau 2x mengubah itinerary berlibur ke Jepang juga tidak permasalahan. Soalnya jika cocok di Jepang kelak, umumnya akan nemu suatu hal yang menarik di luar itinerary yang telah direncanakan.

Tidak permasalahan kok sebetulnya. Asal, kalau mesti merubah itinerary berlibur ala backpacker ke Jepang barusan, tidak meningkatkan banyak cost. Saya juga tetap begitu, sesekali terkadang mengubah itinerary perjalanan supaya tidak kaku!

2. Pergi ke Jepang saat low season! Pergi ke Jepang saat musim dingin contohnya!

Dahulu, sebelum pergi liburan ke Jepang itu jadi popular seperti saat ini, berlibur saat musim semi yang disebut peak season di Jepang itu biayanya masih tetap dapat diterima akal.

Akan tetapi, berlibur ke sana pada musim semi itu bersiap saja merogoh kocek lebih untuk saat ini. Dapat dilaksanakan, tetapi persiapan mesti dikerjakan jauh-jauh hari. Seperti hunting ticket promosi pesawat 9 bulan sebelum pergi contohnya!

Pilihannya, jika masih ingin berlibur ala backpacker ke Jepang dengan murah, pergilah ke sana saat low season.

Musim panas (Juni-Agustus) atau Musim Dingin (Desember – Februari) merupakan musim di mana banyak ticket promosi ke Jepang bertebaran. Berlibur musim dingin di Jepang itu dahsyat juga kok! Mencari penginapan juga semakin lebih gampang serta murah.

Akan tetapi butuh dicatat, jauhi pergi saat musim berlibur natal serta tahun baru. Karena diyakinkan semua harga akan melejit naik!

3. Urusan Penginapan? Bermalam saja di hostel, bandara atau bisa juga di warnet!

Kalau saya, dari mulai bermalam di hotel bintang 5, hotel biasa, hostel, bandara dan warnet di Jepang telah saya coba semua.

Jadi telah tau rasanya bermalam di sejumlah tempat itu. Untuk berlibur ala backpacker ke Jepang, pasti pilihan utama merupakan bermalam di hostel, bandara serta wanet! Untungnya, warnet di Jepang itu enak-enak, terlebih warnet di kota besar seperti tokyo. Fasilitasnya seperti hostel, akan tetapi lebih murah.

Bermalam di Bandara juga jadi pilihan, terpenting jika landing malam hari atau akan terbang pulang pagi buta esok harinya.

Saya sempat landing di Bandara Haneda larut malam. Kereta menuju pusat kota tidak beroperasi. Pilihannya cuma taksi yang harga nya muahal banget.

Jadilah, saya pilih untuk tidur terlebih dulu di Bandara Haneda, baru meneruskan perjalanan ke pusat kota esok paginya.

Saya juga sempat tidur di Bandara Narita karena mesti terbang pagi buta. Sebetulnya ada hostel di Narita, tetapi saya tidak kebagian kamarnya, jadi sangat terpaksa deh bermalam di Bandara Narita.

Umumnya, tiap-tiap bandara besar senantiasa ada tempat buat tidur kok. Tetapi masih, sangat asyik itu tidur di Bandara Changi Singapura deh!

Bermalam di warnet Jepang juga jadi pilihan akomodasi yang murah. Ambillah saja paket malam yang umumnya 6-10 jam. Yah, walau tidak semewah hotel, tetapi fasilitasnya lumayan memadai untuk beristirahat kok.

Waktu ke Jepang pertama-tama dahulu, saya sempat bermalam beberapa malam di warnet Jepang. Lumayan, telah murah, dapat mandi, beberapa minuman gratis serta ada beberapa ratus komik dapat dibaca sepuasnya.

4. Urban Camping Di Jepang!? Saya tidak mereferensikan ini akan tetapi jika ingin coba sesekali ya tidak masalah! Dampaknya tanggung sendiri ya!

Tidur di taman kota berselimutkan beberapa ribu bintang diangkasa? Emangnya yang seperti itu dapat dikerjakan di Jepang? Dapat sich, tetapi tidak saya merekomendasikan terkecuali kepepet.

Saya sempat hampir tidur di stasiun waktu sampai di Kota Akita sangat malam. Bermalam di hotel kemahalan, mencari hostel penuh semua.

Mujur ada mas-mas petugas stasiun yang memberitahu saya tempat warnet yang miliki paket malam atau “Night Pack”.

Urban camping di Jepang itu memang bisa. Jepang ini termasuk juga negara yang aman, jadi tidak perlu takut sama begal atau jambret. Yakuza juga tidak akan ngurusi permasalahan kecil semacam itu.

Bangku taman, emperan toko sampai emperan stasiun dapat buat tidur jika ingin. Cuma saja, mesti tunggu sepi terlebih dulu.

Umumnya baru bisa digunakan sesudah jam 12 malam atau 24 : 00. Tetapi pendapat saya, trick berlibur ala Backpacker ke Jepang yang satu ini semestinya di gunakan jika beneran kepepet saja sich!

5. Beli ticket terusan seperti Japan Raill Pass, JR West Raill Pass Atau Seishun 18 Kippu!

Pemakaian model transportasi di Jepang merupakan salah satunya pengeluaran paling besar saat berlibur disana. Jika banyak ganti kota, begitu mustahil dengan beli ticket seperti biasa. Karena biayanya akan tambah mahal.

Sempat saya iseng mengkalkulasi berapakah cost yang saya mengeluarkan saat 13 hari berlibur ala backpacker ke Jepang bila tidak beli Japan Raill Pass. Akhirnya mengagetkan, untuk cost pindah-pindah kota dengan kereta shinkansen serta yang lain saja, saya mesti keluarkan uang sekitar 24 juta-an.

Walau sebenarnya jika dengan beli japan raill pass, saya cuma butuh keluar uang 6 juta-an.

Itu kenapa bila pada itinerary berlibur ke ala backpacker ke Jepang akan banyak ganti kota, beli ticket terusan seperti Japan Raill Pass, JR West Raill Pass Atau Seishun 18 Kippu itu wajib hukumnya.

Harga dari Japan Raill Pass sendiri dari mulai 38. 880 YEN untuk waktu dari 7-21 hari. Jika telah pegang kartu sakti ini, kamu dapat naik beberapa model transportasi kereta seperti kereta lokal, rapid, istimewa rapid, express, sampai tentu saja, Shinkansen! Asyik kan?

Atau, bila ada di Jepang pada bulan Februari, Maret, Juli, Agustus, serta Desember, kamu dapat beli ticket terusan yang namanya Seishun 18 Kippu! Ticket terusan Seishun 18 Kippu ini merupakan sebuah unlimited train ticket atau ticket kereta tidak hanya terbatas yang bisa dipakai untuk melancong saat lima hari beruntun.

Ticket Seishun 18 Kippu di jual seharga 11. 850 YEN sebuah atau seputar IDR 1, 5 juta-an deh. Dengan memakai ticket Seishun 18 Kippu ini, kamu dapat naik kereta lokal serta rapid train punya Japan Railways di semua Jepang.

7. Sarapan pagi serta makan siang di Jepang dengan Onigiri, makanan malamnya, beli saja makanan potongan harga di “Konbini” mini market (Sevel, Familymart, dan lain-lain)

Walau penginapan serta transportasi lumayan mahal, akan tetapi harga makanan di Jepang sebetulnya tidak jauh-jauh dari harga makanan di mall-mall yang berada di Indonesia.

Akan tetapi untuk jalan keluar makanan murah di Jepang, Onigiri merupakan juaranya! Harga nya dari mulai 90-an YEN sampai sangat mahal 200-an YEN.

Onigiri ini merupakan nasi kepal ciri khas Jepang, berupa bulat yang umumnya dipakai untuk bekal juga oleh orang Jepang. Porsinya cocok banget untuk sarapan pagi atau makan siang. Harga nya murah juga.

Selain itu, makan malam dapat beli di konbini atau minimarket di Jepang. Beli saja makanan yang siap saji di tempat ini.

Ada banyak banget makanan murah seperti ramen, udon, soba, sushi serta makanan yang lain di jual di tempat ini. Harga nya dari mulai 200-an YEN sampai 800-an YEN sekali makan.

Jika malam justru beberapa makanan ini harga nya tambah murah karena ada potongan harga!

8. Ingin irit saat berlibur ala backpacker ke Jepang, tidak perlu pakai roaming di smartphone, cukuplah pakai wifi saja!

Memakai sarana roaming di Luar negeri tentu harga nya mahal. Tidak cuman memakai roaming, ada cara-cara supaya bisa masih on-line di Jepang dengan murah.

Diantaranya pasti dengan memakai wifi gratis yang banyak bertebaran dimana saja. Umumnya jika lagi mencari wifi gratis di Jepang, saya akan mencari Seven Eleven.

Karena disitulah umumnya ada wifi gratis! Pertama-tama berlibur ala backpacker ke Jepang di tahun 2013 saya hanya manfaatkan sarana wifi gratis lho! Juga demikian perjalanan masih aman, tidak pakai nyasar, masih dapat up-date status di sosial media!

Lebih mudahnya membawa dari Indonesia, bagi yang berminat kami menyediakan Pocket Wifi untuk di sewakan dengan biaya sewa Rp 70,000 per hari silaahkan menghubungi antor kami atau via Whatsapp 085966313140.

9. Tulis cost berlibur ala backpacker ke Jepang supaya tidak over biaya!

Salah satunya panduan saya supaya tidak over biaya saat berlibur ala backpacker ke Jepang yaitu dengan mencatat semua pengeluaran.

Dengan demikian saya tahu telah habis berapakah saat perjalanan, serta biaya berlibur saya masih tetap tersisa berapa. Soalnya jika tidak dicatat tiba-tiba over budget.

Ditambah lagi di masa cashless seperti saat ini, gesek debet serta kartu credit begitu gampang. Jika telah demikian, semua pengeluaran dicatat, kartu debet serta kartu credit disimpan dahulu.

Mengingat saat ini langkah ambil uang di ATM Jepang dengan kartu ATM bank dari Indonesia itu gampang sekali!

10. Ikutan lomba yang hadiahnya ke Jepang! Sekurang-kurangnya akan mengirit cost ticket pesawat serta akomodasi!

Panduan berlibur ala backpacker ke Jepang ini mungkin saja tidak dapat tetap diaplikasikan. Akan tetapi tidak ada kelirunya sesekali coba ikut-ikutan lomba yang hadiahnya berlibur ke Jepang gratis.

Saya sempat lho menang lomba yang hadiahnya ke Jepang sekali. Dengan menulis Salju Musim Semi, Sakura Serta Berlibur Ke Jepang Yang Membuat Nagih! saya berpeluang untuk memenangi ticket pesawat serta akomodasi gratis di Tokyo serta Kanazawa! Namanya juga lagi rezeki!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here